Trouble Shooting Fire Alarm Konvensional

1. Saat terjadi FIRE

 

Saat terbaca Fire atau Alarm, Bell & Lampu indikator berdering. Lihat indikator LED yang aktif pada zona berapa. Saat kondisi seperti ini segera lakukan SILENT dengan cara menekan tombol MAIN SOUNDER & ZONE SOUNDER. Untuk sementara Bell dan lampu mati. Selanjutnya lakukan investigasi pada zone yang ditunjukkan di display. Cari detector yang sedang aktif. Bisa dilihat pada indikator detector, saat aktif led nyala. Apabila sudah ketemu cek apakan yang menyebabkan detector itu bekerja. Apabila memang ada kebakaran segera padamkan.

 

Detector aktif bisa jadi bukan karena membaca kebakaran. Detector tipe Smoke bisa aktif apabila ada kotoran masuk pada lubang smoke. Atau bisa juga karena ada serangga.  Bisa juga detector itu aktif karena ada short circuit karena adanya kebocoran air, atau kelembaban udara yang terlalu tinggi.

 

Mengingat Fire alarm adalah alat untuk membaca adanya potensi kebaran secara cepat, atau peringatan awal. Jadi tidak perlu panik saat Fire Alarm bekerja.

2. Saat terjadi TROUBLE ZONE

 

Trouble yang sering terjadi adalah trouble instalasi, atau detector kendor. Saat terjadi truble led pada zone akan berkedip, DISCONECTION INDICATING LAMP akan aktif, dan suara Twiit secara dinamis. Berarti ini menunjukkan instalasi pada zone tersebut kondisinya open. Bisa jadi karena instalasi putus, detector kendor atau ada yang lepas. Intinya adalah zone tersebut tidak membaca End of Line Resistor 10 KΩ.

3. Saat terbaca OVER VOLTAGE

 

Over Voltage berarti tegangan Power DC nya melebihi batas. Normalnya adalah 18VDC sampai 30VDC. Saat kondisi ini yang harus dilakukan adalah mengecek tegangan input power AC. Pastikan tegangannya adalah 220VAC dengan toleransi 5%. Saat melebihi batas akan merusak Master Control Fire Alarm. 

 

Apabila sudah dilakukan pengecekan ternyata power AC nya normal, segera kontak kami karena PSU unit rusak.

4. Saat tebaca UNDER VOLTAGE

 

Under Voltage terjadi karena tegangan power DC kurang dari batas normal. Yaitu pada tegangan dibawah 18VDC. Ini terjadi karena tegangan input power AC kurang dari yang sudah ditetapkan yaitu 220VAC dengan toleransi 5%.

 

Apabila sudah dilakukan pengecekan ternyata power AC nya normal, segera kontak kami karena PSU unit rusak.

5. Saat terbaca RESERVE POWER LAMP

 

Saat indikator menunjukan RESRVE POWER LAMP aktif, berarti Fire Alarm aktif menggunakan daya Battery. Cek tegangan power AC nya ada atau tidak. Bisa jadi sekring putus.

 

Apabila sudah dilakukan pengecekan ternyata power AC nya normal, segera kontak kami karena PSU unit rusak.

Apabila ada trouble selain informasi diatas bisa hubungi kami

× Chat